29 Maret 2018
Untuk Ryan,
Pagi ini kamu sibuk bersiap untuk
pergi ke sebuah tempat yang nantinya akan digunakan oleh orang banyak. Pagi ini
aku sibuk bersiap untuk pergi ke sebuah tempat yang bermanfaat untuk orang
banyak.
Hari ini 29 Maret. Dibilang penting
ya ga penting penting banget lah, dibilang ga penting tapi ya aku ingat. Aku ingat
seseorang yang mengatakan kalau dia ingin mendengarkan ceritaku, ingin mendengarkan
keluh kesah ku. Ingin menjadi temanku berbagi. Kamu ingat ?
Aku masih ingat dimana tempat dia
mengungkapkan kata kata itu
Aku masih ingat bagaimana dia
mencoba untuk menyukai hal hal yang aku suka saat itu
Kamu ingat ?
Jadi, ini tahun ke 3 yaa
Kalau ibarat anak kuliahan sih ini
semester yang berat banget, dimana hampir semua mata kuliah ada tugas besar,
tugas kelompok, tugas individu dan kuis-kuis dadakan lainnya.
Kita juga sama, ada tugas besar
yang gabungan dari tugas kelompok dan tugas lainnya yang harus dilaksanakan
dengan sangat sungguh sungguh agar mendapatkan hasil yang tidak mengecewakan
karna bukan hanya kita berdua yang menilai.
Tugas kelompok kita adalah berdua
berusaha untuk bisa terus bersama sama, walaupun hanya berdua, walau banyak
tugas lagi didalamnya.
Tugas individu, masing masing diri kita diwajibkan untuk
bisa menjadi seseorang yang mengerti satu sama lain. Agar hubungan bisa terus
berjalan dengan baik walaupun tidak selalu bertatap muka, menghormati apa yang
diinginkan dari pasangan dan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik.
Kita
bisa dapat kuis kapan saja tanpa ada yang bisa menduga. Curiga, kesal, marah,
termasuk rindu juga menjadi kuis dadakan yang kita rasakan kapan saja saat
menunggu waktu jumpa yang masih sangat lama.
Mungkin tugas serta kuis yang sudah
kita lewati 3 tahun kemarin harus kembali kita kerjakan. Untuk terlaksananya
tugas besar yang menghasilkan kebahagiaan.
Terima kasih masih mau bersabar
untuk segala sesuatu, tingkah laku, pemikiran dan kebodohan yang selama ini
sudah aku lakukan.
Terima kasih untuk segala
kesungguhan hati yang sudah kamu berikan selama ini, mungkin sikap ku terlihat
biasa saja. Tapi sebenernya ya biasa aja. Becanda. Suka kok.
Mohon agar masih dapat bersabar
untuk menghadapi pertanyaan yang berhubungan dengan masa depan.
Perjalanan kita sepertinya masih
panjang. Aku sangat berharap kita berdua dapat menyelesaikan tugas-tugas kita
dengan sebaik mungkin. Karena, aku tau kita bisa melakukan itu.
Tiga tahun memang bukan waktu yang
sebentar, sudah banyak hal hal yang kita lakukan bersama. Sudah banyak mimpi
yang secara tidak langsung kita wujudkan bersama. Banyak kebahagiaan meskipun
ada duka didalamnya. Senang bisa menemanimu selama ini, aku harap kamu juga
merasakan hal yang sama.
Mungkin bohong kalau aku tidak
pernah kecewa denganmu. Dan aku yakin kamu juga pasti pernah kecewa akan
sikapku, atau mungkin sering. Tapi karna itulah mungkin salah satunya yang
dapat membuat kita bisa sampai sekarang, menjadikan kita mengenal masing-masing
dengan cara yang tidak biasa. Banyak arguement. Banyak ketidak cocokan terhadap
sesuatu dan lainnya sudah kita lewati dan mungkin masih harus kita lewati lagi.
Semoga kamu tidak menyesal.
Mungkin dunia kita sekarang sudah
berbeda, dimana kamu sudah memasuki lingkup pekerjaan dan aku masih harus bangun
pagi untuk pergi mengejar dosen yang seringnya memberi harapan palsu dan
menganggu waktu tidur. Tapi, inilah jalan yang sudah kita pilih.
Tugas tambahan ku disini yaitu
untuk selalu mendukung apa yang kamu kerjakan selama itu membuatmu nyaman. Aku tidak
akan meminta hal yang akan menyulitkanmu. Aku Cuma minta turunin berat badan
kamu terus semangat dan jangan pernah menyerah.
Sekarang, mari kita lanjutkan apa
yang sudah kita mulai. Dan aku harap kita tidak berhenti di tengah jalan.
Happy 1.095 days, Ryanku !
till we meet another 29 march
ILYRPS
ILYRPS
I’ll see you soon ❤
-wini-
ILYAWP ��
BalasHapus