Untukmu Yang Tidak Perasa

Entah siapa yang benar dan siapa yang salah
Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api
Memamerkan senyum setiap pagi seolah olah masalah tidak pernah menghampiri
Tidak memperdulikan perkataan orang lain, hanya fokus akan diri sendiri
Tidak kah kau sadari mereka suka membicarakan mu ?
Apakah kau mengetahui itu ?
Bagaimana ini semua bisa terjadi, tidak ada yang tau
Seperti sedang berjalan diatas kerikil tajam, namun kau memakai sepatu baja
Tidak merasakan sakit sedikitpun
Kau mengajak kami pergi bersama, tetapi kami tidak memiliki sepatu baja
Telapak kaki kami begitu sakit, kau tidak perduli
Kau terus berjalan
Tanpa memperdulikan kami
Mempertanyakan keadaan kami pun tidak
Jalan yang di tempuh semakin tajam. Kami semakin kesakitan
Pernah kah kau memikirkan kami ?
Mungkin di matamu kami hanya seperti tumpukan buku usang yang sudah tidak kau pakai, yang hanya kau bersihkan sesekali apabila kau membutuhkan kami
Kau hanya memaksakan kehendakmu
Pernahkah kau mendengarkan mereka yang disekitarmu ?
Kau selalu meminta pertolongan
Pernahkah kau ucapkan terima kasih ?
Bukan salah mereka apabila saat ini banyak yang meninggalkan mu
Walau sebenarnya tidak ada yang meninggalkan mu
Hanya ingin membuat mu merasakan apa yang mereka rasakan
Diperhatikan
Disayang
Dibuang  

“Anybody can love your looks, but it’s your personality that makes someone stay with you”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar